DUMAI - Kegiatan patroli cegah kebakaran hutan dan lahan kembali dilakukan oleh Koramil 03/Sungai Sembilan pada Jumat, 28 November 2025. Dalam pelaksanaan tersebut, Sertu Jainal Arifin turun langsung menyusuri wilayah rawan karhutla di Jalan M. Sholeh RT 05, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. Patroli difokuskan pada area gambut seluas kurang lebih satu hektare yang berada di kawasan Kilang Manis.
Saat ditemui di lokasi, Sertu Jainal Arifin menegaskan bahwa imbauan kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran.
“Kami terus menyampaikan kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Cara itu berbahaya dan memiliki sanksi hukum yang jelas,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan komunikasi langsung masih menjadi metode paling efektif untuk meningkatkan kesadaran warga.
Selain memberikan larangan membakar, Babinsa juga menyampaikan penjelasan mengenai dampak negatif kebakaran lahan terhadap kesehatan, lingkungan, dan aktivitas masyarakat.
“Karlahut bukan hanya merusak lahan, tetapi juga membahayakan jiwa. Asapnya bisa mengganggu pernapasan dan merusak ekosistem,” tegas Sertu Jainal.
Sertu Jainal menyebutkan bahwa kondisi tanah gambut membuat wilayah tersebut harus mendapat pengawasan intensif.
“Gambut itu mudah terbakar, jadi kapan saja bisa menimbulkan api kalau ada pemicunya,” katanya.
Meskipun area tersebut rentan, hasil patroli menunjukkan situasi aman. Tidak ditemukan tanda-tanda titik api maupun titik asap di sepanjang jalur yang disisir.
“Hari ini tidak ada indikasi api. Titik api nihil, titik asap nihil,” ungkapnya dengan penuh kehati-hatian.
Sertu Jainal juga mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar adalah masih kurangnya kesadaran sebagian masyarakat terkait bahaya karhutla.
“Kerawanannya lebih kepada kesadaran warga yang masih rendah. Itu sebabnya kami intens memberikan edukasi,” tuturnya.
Selain memantau lahan, Babinsa juga mengecek kondisi cuaca. Pada saat patroli, cuaca dilaporkan mendung namun masih memungkinkan untuk pelaksanaan pengawasan di lapangan.
“Cuaca mendung tidak menghambat kami. Tetap kami jalankan patroli sesuai prosedur,” jelasnya.
Kegiatan patroli berjalan aman dan lancar tanpa hambatan. Sertu Jainal menutup keterangannya dengan menegaskan komitmen TNI untuk terus hadir mencegah karhutla.
“Kami akan terus memantau dan mengingatkan masyarakat. Pencegahan adalah kunci sebelum api muncul,” pungkasnya.***