Daerah

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Produk Lolos Quality Control Laboratory

Jumat, 03 April 2026 | 20:06:16 WIB

Kota Dumai, (Riau)-RPC

PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) sebagai salah satu garda terdepan energi di wilayah Sumatera Utara Bagian Utara (Sumbagut) dan penyumbang 16,5% BBM nasional memastikan seluruh produk bahan bakar minyak (BBM) yang dihasilkan telah sesuai dengan standar mutu yang berlaku.

Setiap produk yang dihasilkan, seperti Pertalite, Solar, Marine Fuel Oil (MFO) telah melewati rangkaian pengawasan serta pengujian kualitas (Quality Control) yang ketat di laboratorium Kilang Dumai sebelum didistribusikan ke masyarakat melalui Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut. Langkah ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas produk serta kepercayaan publik terhadap energi yang dihasilkan.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa proses pengolahan arus minyak di Kilang RU II Dumai tidak lepas dari pengujian melalui laboratorium terhadap spesifikasi dari bahan baku (minyak mentah) agar sesuai dengan desain pengolahan Kilang Pertamina Dumai hingga menjadi produk dengan spesifikasi yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah dan kebutuhan pasar.

“Kami memastikan setiap produk yang dihasilkan telah memenuhi regulasi yang ditetapkan Pemerintah serta standar mutu internasional. Kilang Pertamina Dumai berkomitmen untuk terus menjaga kualitas produk serta memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam rangka pemenuhan kebutuhan energi nasional,” ujar Muhammad Rum.

Laboratorium Kilang Pertamina Dumai sendiri telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) sejak tahun 2002 dengan nomor LP-1616-IDN. Seluruh peralatan laboratorium telah dikalibrasi menggunakan metode standar internasional seperti ASTM, IP, UOP, SMAC, dan APHA, serta didukung oleh kompetensi dan kapabilitas para Perwira yang unggul di bidangnya masing-masing.

Sebelum didistribusikan, produk yang dihasilkan dari Kilang RU II Dumai terlebih dan ditampung di tanki penyimpanan, kemudian produk di uji di Laboratorium dan dipastikan telah sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Dalam proses pengujian, setiap jenis produk BBM memiliki parameter uji yang berbeda sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas).
Khusus untuk BBM berjenis Pertalite, terdapat 16 parameter yang diuji dengan parameter Utama RON, RVP, Distilasi, kandungan Sulfur dll sesuai ketentuan spesifikasi dari Dirjen Migas. Sementara itu, untuk BBM berjenis Solar, terdapat 19 parameter yang diuji dengan parameter utama Cetane Index, flash point, distilasi, kandungan Sulfur dll sesuai ketentuan spesifikasi dari Dirjen Migas.

Adapun untuk Bahan Bakar Khusus (BBK) jenis Avtur, terdapat lebih dari 12 parameter yang diuji dengan parameter utama Freezing Point, Flash Point, distilasi, density dll sesuai ketentuan spesifikasi Dirjen Migas.

Tidak hanya dibuktikan melalui sertifikasi yang telah dikantongi, keandalan laboratorium Kilang Pertamina Dumai juga tercermin dari berbagai penghargaan yang diraih sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi dalam menjaga kualitas mutu dan akurasi hasil pengujian. Terbaru, Kilang Pertamina Dumai berhasil meraih empat penghargaan dalam ajang Laboratory Awards 2025.

Melalui penguatan fungsi Quality Control Laboratory dan inovasi yang terus dikembangkan, Kilang Pertamina Dumai terus berkomitmen menghadirkan produk energi yang berkualitas tinggi, aman, dan ramah lingkungan, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.***(RPC) 

Terkini