Kota Dumai, (Riau)-RPC
Turnamen Terbuka, Perguruan Silat Walet Puti Tahun 2026 resmi dibuka Jumat (24/4) di Aula Kodim 0320/Dumai Jl Sultan Syarif Kasim. Sebanyak 265 atlet dari 9 Perguruan Pencak Silat yang ada di Kota Dumai ikut berpartisifasi.
Turnamen dijadwal berlangsung selama tiga hari, terhitung pembukaan tanggal 24 hingga penutup 26 mendatang. Kejuaran tersebut mempertandingkan berbagai kategori (kelompok umur) memperebutkan 109 medali.

Pembukaan Turnamen berlangsung meriah dengan kehadiran para undangan dan peserta. Hadir dalam acara tersebut Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai diwakili Wakil Ketua Umum I, Abdul Kadir Jailani.
Dalam sambutan sosok akrab disapa AKJ memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus menjaga semangat latihan dan menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti pertandingan.

“Kepada seluruh atlet yang ikut bertanding, mari tunjukkan kemampuan terbaik dan raih prestasi maksimal, dengan tetap menjunjung sportivitas, menang kalah dalam sebuah pertandingan hal biasa dalam, namun persaudaraan dan karakter atlet harus tetap menjadi yang utama,” ujar dalam sambutan.
Sementara itu, Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kota Dumai, Firmanto, S. Sos, menyampaikan bahwa Open Turnamen Championship Perguruan Silat Walet Puti menjadi momentum penting dalam meningkatkan prestasi atlet sejak usia dini sekaligus mempererat silaturahmi antar perguruan silat yang ada di Kota Dumai.

“Turnamen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus persiapan menghadapi Kejuaraan Kota (Kejurkot) Dumai yang dijadwal pada pertengahan tahun ini, kami berharap seluruh atlet tetap fokus berlatih agar mampu meningkatkan prestasi dan membawa nama baik perguruan masing-masing,” ungkap sosok menjabat sebagai Lurah itu.
Dari rilis yang disampaikan Panitia tercatat sembilan Perguruan Pencak Silat terdaftar sebagai peserta, berikut nama-namanya : PS Walet Puti, PS Tapak Suci, PS Perisai Diri, PS Domas, PS Himsi, PS Sabuk Merah, PS Cempaka Putih, PS HT dan PS IKSPI.
Usai acara pembukaan ditutup dengan sesi photo bersama dari seluruh yang hadir. Selanjutnya pertandingan segera diselenggarakan oleh Panitia. Para peserta mempersiapkan diri untuk mulai berkompetisi.
Dengan penyelenggaraan Open Turnamen Silat tentunya diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi. Yang siap membawa nama Dumai untuk bersaing di berbagai Kejuaraan. Selain itu tentunya agar Seni Bela Diri Silat salah satu Cabang Olahraga Beladiri asli dari Indonesia terus lestari dan berkembang. Indonesia sendiri prestasi atlet Silatnya sangat mendominasi di kancah Internasional.***(RPC)