Daerah

Prajurit Kodim Dumai Tak Kenal Medan Sulit, Material Jembatan Gantung Diangkut Lewat Jalur Sungai

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:46:15 WIB

DUMAI – Di tengah medan berlumpur dan pasang air sungai yang masih tinggi, semangat pengabdian prajurit TNI AD dari Kodim 0320/Dumai tetap menyala tanpa mengenal lelah. Personel Koramil 03/Sungai Sembilan bersama warga dan pekerja terlihat bahu-membahu melangsir material pembangunan Jembatan Gantung Garuda Sungai Sembilan menggunakan perahu kayu di Jalan Purwosalim, Kelurahan Tanjung Penyebal, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Rabu (13/05/2026).

Material berupa pasir dan batu split diangkut menembus jalur sungai demi mempercepat pembangunan akses penghubung masyarakat yang selama ini dinantikan warga. Pembangunan jembatan gantung sepanjang 50 meter tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat Kelurahan Tanjung Penyebal dan Kelurahan Basilam Baru.

Dengan kondisi akses darat yang berlumpur akibat pasang laut, distribusi material harus dilakukan secara manual dan menggunakan alat berat untuk membantu pelangsiran menuju titik pembangunan. Meski harus bekerja di bawah terik matahari dan menghadapi medan berat, personel TNI tetap menunjukkan semangat juang tinggi sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat.

Danramil 03/Sungai Sembilan, Hendra Darma yang turun langsung mengawasi kegiatan di lapangan menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

“Kondisi medan memang cukup berat karena material harus dilangsir menggunakan perahu dan melewati jalur berlumpur akibat air pasang. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat personel bersama masyarakat untuk terus bekerja demi mempercepat pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan warga,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0320/Dumai, Letkol Arm Herman Santoso, menegaskan bahwa keterlibatan prajurit di lapangan merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah binaan.

“Pembangunan jembatan gantung ini bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi juga bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan akses transportasi warga semakin mudah, aman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat,” tegasnya.

Dandim juga menambahkan bahwa semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat merupakan kekuatan utama dalam menyelesaikan berbagai tantangan di lapangan. Menurutnya, kebersamaan tersebut mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus dijaga.

Keberadaan jembatan nantinya akan memberikan manfaat bagi sekitar 260 jiwa dari 79 Kepala Keluarga dalam mendukung aktivitas sehari-hari dan memperlancar roda perekonomian masyarakat. Dengan situasi yang aman dan terkendali, proses pembangunan terus dikebut agar akses penghubung antarwilayah dapat segera digunakan masyarakat Sungai Sembilan.***

Terkini