Bengkalis (Riau), RPC
Patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan Koramil 06/Merbau di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada Rabu (5/8/2026), Babinsa Serda Syahrul melaksanakan patroli di Desa Pelantai, Kecamatan Merbau, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran di musim kemarau.
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 09.36 WIB itu difokuskan pada kawasan rawan Karhutla, terutama lahan kosong dan tanah gambut milik masyarakat. Wilayah tersebut menjadi salah satu lokasi yang rutin dipantau mengingat karakteristik gambut yang rentan terbakar saat kondisi cuaca kering.
Dalam patroli tersebut, Babinsa juga menyambangi warga untuk memberikan sosialisasi mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan maupun lahan.
Selain memberikan sosialisasi, patroli dilakukan di wilayah Dusun 3 RT 1 Desa Pelantai. Babinsa juga melakukan pengecekan terhadap sumber-sumber air, seperti embung dan kanal, guna memastikan ketersediaan air apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam upaya penanggulangan Karhutla.
"Patroli ini kami lakukan secara rutin untuk memastikan wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Kami juga mengajak masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya sangat merugikan," ujar Serda Syahrul.
Menurut Serda Syahrul, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga wilayah tetap bebas dari Karhutla.
"Kami berharap seluruh warga dapat segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat," katanya.
Selama kegiatan berlangsung, kondisi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Hasil patroli menunjukkan tidak ditemukan adanya titik api maupun kepulan asap di kawasan yang menjadi sasaran pemantauan.
Patroli Karhutla yang dilaksanakan Koramil 06/Merbau tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kepulauan Meranti, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.