Daerah

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Sei Sembilan Terus Berlanjut, Dandim Dumai: Wujud Kepedulian TNI untuk Masyarakat

Ahad, 01 Maret 2026 | 15:40:26 WIB

DUMAI – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di wilayah Koramil 03/Sungai Sembilan terus menunjukkan progres positif. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 28 Februari 2026 tersebut berlangsung di Jalan Purwosalim, Kelurahan Tanjung Penyebal, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

Jembatan gantung ini dibangun sebagai sarana penghubung antara Kelurahan Tanjung Penyebal dan Kelurahan Basilam Baru. Dengan lebar bentangan mencapai 46 meter, lebar sungai 20 meter, serta kedalaman air sekitar 8 meter, jembatan ini diharapkan mampu memberikan akses yang lebih aman dan efektif bagi masyarakat setempat. Saat musim banjir, ketinggian air dapat mencapai 2 hingga 4 meter dengan kecepatan arus normal sekitar 3 meter per detik.

Sebanyak 260 jiwa dari 79 Kepala Keluarga akan menjadi penerima manfaat langsung dari pembangunan jembatan tersebut.

Pada kegiatan kali ini, tukang bersama anggota Koramil 03/Sungai Sembilan melanjutkan perakitan besi untuk tapak blok angkur sebagai bagian dari tahapan konstruksi. Pekerjaan melibatkan 3 personel TNI, 3 pekerja, serta 2 warga setempat. Cuaca sepanjang hari terpantau cerah sehingga mendukung kelancaran pekerjaan.

Meski demikian, terdapat kendala di lapangan berupa lokasi pembangunan yang cukup jauh dari jalan besar dengan akses jalan yang sulit, sehingga membutuhkan upaya ekstra dalam mobilisasi material.

Komandan Kodim 0320/Dumai, Letkol Arm Herman Santoso, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.

“Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini adalah wujud komitmen TNI AD, khususnya Kodim 0320/Dumai, dalam membantu meningkatkan kesejahteraan dan memperlancar akses mobilitas masyarakat. Kami berharap jembatan ini nantinya dapat menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara TNI, pekerja, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan tersebut.

“Walaupun terdapat kendala akses di lapangan, semangat gotong royong dan kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pembangunan ini,” tambahnya.

Secara umum, situasi di lokasi pembangunan terpantau aman dan terkendali tanpa adanya hal menonjol.
Dengan terus berlanjutnya proses pembangunan, diharapkan Jembatan Gantung Garuda dapat segera difungsikan dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sungai Sembilan.***

Terkini