Camat Dumai Barat, Al Khusairi Sambangi Kegiatan Mastali Madu

Camat Dumai Barat, Al Khusairi Sambangi Kegiatan Mastali Madu
Camat Dumai Barat, Al Khusairi bersama Ketua Bidik Tipikor Mansur disela-sela kegiatan Mastali Madu.

Kota Dumai, (Riau) RPC

Masyarakat bermukim sekitar pesisir pantai Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai prihatin dengan keadaan mangrove dekat lingkungan mereka. Mangrove atau pohon bakau di kawasan pesisir tersebut terancam punah akibat abrasi oleh pasang surutnya air laut. Rusaknya habitat mangrove selain faktor alam seperti abrasi, juga akibat ulah tangan manusia serta dampak pembangunan.

Sekelompok masyarakat yang merasa prihatin melihat kondisi mangrove melakukan kegiatan pembibitan dan penanaman. Salutnya kegiatan kelompok masyarakat menamakan diri Mastali Madu disambangi Camat Dumai Barat, Al Khusairi, S.Sos, M.Si (Kamis, 09/05).

Sosok nomor satu di Kecamatan Dumai Barat itu mengunjungi saung atau pondok yang selama ini dijadikan pusat kegiatan kelompok Mastali Madu. Terlihat beliau (Camat) berbaur bersama beberapa warga ikut melakukan pembibitan serta penanaman mangrove.

Berdasarkan informasi disampaikan salah satu pengurus bahwa Camat sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan warga.

"Pak Camat datang ke saung tempat kegiatan kito (Mastali Madu), beliau sangat respon dan mendukung, kedatangannya (Camat) menambah motivasi kami lebih giat lagi untuk melestarikan kawasan pesisir pantai". jelas Mansur kepada awak media dalam pesan WhatsAapnya.

"Mastali Madu dibawah binaan Organisasi Bidik Tipikor dan Politeknik Perikanan dan Kelautan Dumai berusaha bagaimana penanaman mangrove di tepi pantai bisa terwujud dengan berbagai metode, berharap lebih baik dan besar harapan kita ada pihak lain yang ikut peduli seperti Pemerintah melalui Dinas terkait" lanjut pria brewokan tersebut.

"Jika mengandalkan masyarakat tentu sangat terbatas karena berapalah kemampuan dimiliki, abrasi yang terjadi sangat mengkhawatirkan karena bisa mencapai 3 atau 4 meter tahun, karena itu tindakan nyata sangat dibutuhkan". pungkasnya.

Dari gambar-gambar dikirim mengindikasikan bahwa warga dan Camat antusias dan semangat mengikuti kegiatan tersebut. Terlihat juga Ketua Mastali Madu Zuriya dan Sekretaris Ishak serta beberapa pengurus lainnya.

Ribuan bibit-bibit mangrove tersemai dalam Polybag tersusun rapi dalam beberapa kelompok. Upaya pembibitan dan penanaman terus dilakukan, sementara ini kegiatan tersebut dilakukan secara Swadaya oleh masyarakat.

Dengan adanya kesadaran masyarakat (Mastali Madu) terhadap lingkungan sekitarnya tentu layak di apresiasi. Kegiatan positif dan berdampak eloknya pada Lingkungan semestinya mendapat support dan dukungan pihak lain. Terutama oleh Pemerintah Daerah dan juga perusahaan-perusahaan yang banyak beraktivitas di pesisir pantai.***(RPC)