DUMAI - Kegiatan penguatan pembinaan teritorial (Binter) kembali dilakukan Babinsa Koramil 01/Dumai melalui patroli keamanan di jalur pipa Pertamina. Patroli tersebut berlangsung pada Rabu, 12 November 2025, dengan tujuan memastikan keamanan fasilitas vital negara serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga objek vital migas.
Babinsa yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Sertu Samsuddin Siregar, menegaskan bahwa patroli dilakukan untuk memastikan jalur pipa tetap aman dan bebas dari aktivitas yang dapat membahayakan keselamatan maupun merusak aset negara.
“Kami melaksanakan patroli keamanan sekaligus sosialisasi pengecekan pipa untuk memastikan tidak ada gangguan di sepanjang jalur,” ujar Sertu Samsuddin.
Dalam pelaksanaan patroli, ia menyampaikan berbagai imbauan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar jalur pipa.
“Saya tekankan kepada warga agar tidak mendirikan bangunan di atas zona pipa,” katanya. Imbauan itu diberikan agar masyarakat menyadari risiko besar yang dapat timbul jika aturan keselamatan tidak dipatuhi.
Selain itu, ia memberi peringatan tegas terkait tindakan-tindakan yang membahayakan.
“Kami mengingatkan warga agar jangan sekali-kali mencoba mengebor pipa atau mengambil besi milik Pertamina, karena itu berbahaya dan jelas melanggar hukum,” ujarnya. Ia mengingatkan bahwa upaya merusak pipa bukan saja membahayakan pelaku, tetapi juga masyarakat sekitar.
Sertu Samsuddin juga mengingatkan agar masyarakat tidak membakar sampah di atas jalur pipa.
“Pembakaran sampah di jalur pipa itu berisiko memicu ledakan. Jadi saya sampaikan secara langsung agar tidak ada yang melakukannya,” tambahnya. Langkah ini menjadi bagian dari pencegahan dini terhadap potensi kecelakaan.
Ia menjelaskan bahwa rute patroli dimulai dari pipa minyak di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Bukit Timah, hingga KM 14 di Kelurahan Bagan Besar Timur, Kecamatan Bukit Kapur.
“Kami menelusuri seluruh jalur yang berpotensi terdampak aktivitas masyarakat, untuk memastikan semuanya aman,” kata Sertu Samsuddin.
Dari kegiatan tersebut, ia memastikan situasi tetap aman dan tidak ditemukan adanya pelanggaran.
“Situasi di lapangan aman dan hasil yang kami capai nihil temuan,” ungkapnya. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami pentingnya menjaga keamanan objek vital migas.
Menutup keterangannya, Sertu Samsuddin menegaskan bahwa patroli dan sosialisasi akan terus dilakukan secara berkala.
“Kami akan terus melakukan patroli seperti ini demi menjaga keamanan jalur pipa dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.***
