DUMAI – Harapan berbagai pihak, khususnya para pegiat olahraga di Riau, untuk menyaksikan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Riau XI pada tahun 2026 terpaksa pupus. Pemerintah Kota Dumai secara resmi mengajukan permohonan penundaan pelaksanaan ajang olahraga terbesar di Riau tersebut.
Informasi ini diperoleh berdasarkan surat resmi Wali Kota Dumai, Paisal, yang ditujukan kepada Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto, dengan Nomor 400.4/332/DISKOPAR-OR tertanggal 15 November 2025. Surat tersebut berisi permohonan penundaan penyelenggaraan PORPROV Riau XI dari 2026 menjadi 2027.
Dalam surat tersebut, Wali Kota Dumai menyampaikan bahwa meski pada prinsipnya siap menjadi tuan rumah bersama Kabupaten Siak sesuai Keputusan Gubernur Riau Nomor KPTS/7594/XI/2023, terdapat kendala signifikan terkait kemampuan anggaran.
Pemerintah Kota Dumai mengalami pengurangan alokasi Dana Transfer Daerah tahun 2026 sebesar Rp275 miliar, sebagaimana tertuang dalam surat Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI Nomor S-62/PK/2025 tanggal 23 September 2025. Selain itu, terdapat pula beban tunda bayar yang harus diselesaikan daerah.
Kondisi tersebut secara langsung berdampak pada berbagai program dan kegiatan Pemko Dumai di tahun 2026, termasuk persiapan Dumai sebagai tuan rumah PORPROV Riau XI. Atas dasar itulah Pemko Dumai mengajukan penyesuaian waktu pelaksanaan menjadi tahun 2027.
KONI Dumai: Atlet Kecewa, namun Kita Memahami
Ketua Umum KONI Kota Dumai, Agustiawan, menanggapi keputusan penundaan ini dengan nada kecewa namun tetap memahami kondisi yang terjadi.
“Penundaan agenda PORPROV Riau XI karena keterbatasan anggaran tentu sangat mengecewakan, terutama bagi atlet dan panitia yang sudah berbulan-bulan mempersiapkan diri,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa penundaan ini berpotensi mempengaruhi fokus para atlet, terlebih banyak di antara mereka juga sedang bersiap untuk agenda besar lain seperti Porwil dan Pra-PON tahun depan.
Namun demikian, Agustiawan meyakini keputusan ini telah melalui koordinasi antara Pemko Dumai dan Pemprov Riau, serta mempertimbangkan kemampuan seluruh kabupaten/kota dalam mengirimkan kontingen mereka.
“Kami coba memahami kendala anggaran yang dihadapi pemerintah daerah. Harapan kami, penundaan ini tidak mempengaruhi motivasi atlet dalam mempersiapkan diri menghadapi event-event olahraga lainnya di Provinsi Riau,” tambahnya.
Tembusan surat penundaan ini juga disampaikan kepada Ketua DPRD Provinsi Riau, Bupati Siak, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Riau, serta Ketua KONI Provinsi Riau.
Dengan adanya pengajuan resmi ini, kini masyarakat Riau menantikan respons dari Pemerintah Provinsi Riau terkait kelanjutan agenda PORPROV Riau XI yang sebelumnya telah dijadwalkan pada 2026.***
