Pendampingan Pertanian, TNI Pantau Budidaya Kacang Panjang di Sungai Sembilan

Pendampingan Pertanian, TNI Pantau Budidaya Kacang Panjang di Sungai Sembilan

DUMAI - Pada Selasa, 24 Maret 2026, personel Koramil 03/SS melaksanakan peninjauan langsung ke lahan pertanian di wilayah Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan.

Fokus utama dalam kegiatan kali ini adalah memantau perkembangan tanaman hortikultura, khususnya budidaya kacang panjang yang sedang dikembangkan oleh masyarakat setempat.

Langkah pendampingan ini dilakukan guna memastikan para petani mendapatkan dukungan teknis dan motivasi dalam mengelola lahan mereka.

Babinsa secara rutin mendatangi area perkebunan untuk berdialog mengenai kendala yang dihadapi petani, mulai dari masalah pengairan hingga serangan hama.

Kehadiran aparat teritorial di tengah ladang ini diharapkan mampu mendongkrak semangat warga untuk terus produktif dalam sektor pertanian demi mencukupi kebutuhan pangan daerah.

Sertu Zainal yang turun langsung ke lokasi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kewilayahan untuk menyukseskan program ketahanan pangan pemerintah.

Menurutnya, potensi lahan di Basilam Baru sangat cocok untuk pengembangan sayur-sayuran yang memiliki masa panen relatif singkat.

Dengan perawatan yang tepat, hasil panen kacang panjang ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi keluarga petani serta menjaga stabilitas pasokan pasar lokal di Dumai.

"Kami melaksanakan pendampingan ketahanan pangan melalui peninjauan langsung tanaman kacang panjang di Kelurahan Basilam Baru guna memastikan pertumbuhan tanaman maksimal dan membantu petani mengatasi kendala di lapangan," ujar Sertu Zainal.

Selain melakukan pemantauan pertumbuhan fisik tanaman, Babinsa juga memberikan saran mengenai pola pemupukan yang lebih efisien agar hasil produksi meningkat.

Kerjasama antara TNI dan kelompok tani lokal menjadi kunci penting dalam menciptakan kemandirian pangan di tingkat kelurahan. Petani mengaku sangat terbantu dengan adanya arahan dan pendampingan rutin ini karena merasa lebih diperhatikan oleh aparat pemerintah dan keamanan.

Sertu Zainal juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lahan dari gulma agar nutrisi tanah dapat terserap sempurna oleh tanaman kacang panjang.

Ia mengajak para pemuda di desa untuk tidak ragu terjun ke dunia pertanian karena sektor ini merupakan pilar utama pertahanan negara di bidang pangan. Budidaya kacang panjang dipilih karena perawatannya yang tidak terlalu rumit namun memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan bagi masyarakat kecil.

"Kegiatan ini kami lakukan agar para petani di wilayah binaan semakin bersemangat dalam bercocok tanam, sehingga target ketahanan pangan yang kuat di wilayah Kecamatan Sungai Sembilan dapat segera tercapai dengan baik," tutur Sertu Zainal.

Kegiatan pendampingan pertanian di Kelurahan Basilam Baru tersebut berlangsung dengan lancar dan penuh rasa kekeluargaan.

Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi tanaman kacang panjang milik warga saat ini tumbuh dengan subur dan diperkirakan akan memasuki masa panen dalam waktu dekat.***